*MENCINTAI DIRI SENDIRI BUKANLAH EGOIS*
Ketika kita membangun rasa percaya diri, atau mengandalkan diri, itu semua berarti kita egois. Hanya peduli dengan diri sendiri dan tidak mau tahu keadaan orang lain.
Kenyataannya, seorang yang paling bisa diandalkan membantumu, adalah diri Anda sendiri. Mungkin Anda memiliki sahabat, keluarga yang Anda cintai, yang siap membantu dan peduli dengan kondisi Anda. Namun kebahagiaan, dan keberhasilan dalam hidup, itu bukanlah tanggung jawab mereka. Itu semua sepenuhnya adalah tanggung jawab diri kita.
Psikolog klinis Felicia Maukar mengungkapkan bahwa mencintai diri sendiri adalah kemampuan menghargai diri. Sikap itu sama sekali berbeda dari egois.
Jika kita amati lebih mendalam, egois itu sifatnya mencari keuntungan yang diperoleh hanya untuk diri sendiri terus-menerus. Tidak ada kaitan dengan kebutuhan orang lain, apalagi membantu orang lain. Tetapi, jika mencintai diri sendiri, hasil akhirnya adalah untuk berkontribusi pada orang lain.
Pada akhirnya, rasa kemanusiaan dan kontribusi adalah kesediaan memikul tanggung jawab demi orang lain, dan semua itu diawali dengan bertanggungjawab atas diri sendiri, dan tidak pernah menyalahkan orang lain.
